Poem

Eulogia

serupa bianglala
merambat tanpa bara

berbisik manja dari telinga
lalu menyayat ke lengkung dada

nada yang dulu mengiringi jutaan tawa
kini membiru di balik dawai pelepas magma

semua berlangsung sesuai dengan irama semesta
dan kita mulai berpesta di tengah orkestra tanpa suara

Bayu Angora

«
Bayu Angora
»